Blog

Peran Pemerintah Dalam Dunia E-commerce Indonesia

Banyak pihak yang berharap bahwa perkembangan dunia e-commerce di Indonesia semakin maju. Harapan tersebut bukan hanya menjadi sebuah wacana semata, pun demikian dilontarkan oleh pemerintah yang memproyeksikan volume transaksi e-commerce di Indonesia akan menyentuh nilai US$130 miliar (sekitar Rp1,69 kuadriliun) pada tahun 2020). Dan pada tahun 2014 saja baru menyentuh angka US$12 miliar (sekitar Rp156 triliun).


Sehingga masih panjang sekali perjalanan dunia e-commerce di Indonesia yang dalam hal ini pemerintah sangat mendukung kemajuan dan perkembangannya. Lalu pertanyaanya adalah bagaimana cara meningkatkan pertumbuhan tersebut?


Dalam hal ini peran pemerintah akan berperan besar demi tercapainya proyeksi pada tahun 2020 mendatang seperti yang di utarakan oleh Rudiantara dikutip dari Techinasia. Yang pertama adalah adanya peluang keterlibatan pemerintah dalam urusan pendanaan startup. Kini Rudiantara mengatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memberikan subsidi pinjaman mikro bagi startup yang nantinya bisa dikonversikan menjadi dana VC.


Tidak berhenti sampai disitu saja, peran pemerintah dalam memajukan dunia e-commerce juga terlihat dari keseriusan pemerintah dalam menyusun regulasi. Rudiantara juga berbicara mengenai diskusinya dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membuat “technology board,” agar founder dan investor bisa dengan mudah membawa perusahaan mereka ke pasar publik.


Lalu bagaimana dengan Anda? Sudah siapkah untuk ikut bertarung dalam dunia e-commerce Indonesia? Segera Segera buat website e-commerce Anda sendiri dengan menghubungi Procyon. Dengan tenaga ahli yang profesional akan membuat website e-commerce Anda bisa bersaing dengan para pendahulu.